Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali- Langkah Awal Transformasi Ekonomi Indonesia

Sebagai upaya strategis untuk mewujudkan Transformasi Ekonomi Bali, Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, dan Sejahtera serta Master Plan Pengembangan Kawasan Pariwisata Ubud, Tegallalang, dan Payangan (Ulapan) pada Jumat (3/12). Dalam sambutan peluncuran, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan tiga hal yang menjadi catatan dalam pembangunan Bali. Pertama, diversifikasi ekonomi, meliputi pariwisata hingga pertanian. Kedua, paradigma dan tata kelola pariwisata harus memprioritaskan kesehatan dan keamanan. Ketiga, pariwisata Bali bertransformasi dari mass tourism menjadi green tourism serta quality tourism, mengusung pariwisata berbasis sosial, budaya, dan lingkungan, mewujudkan harmoni dan memuliakan alam.

Bappenas Segera Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali dan Master Plan Ulapan

Kementerian PPN/Bappenas bersama Pemerintah Provinsi Bali akan menggelar Peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, dan Sejahtera serta Master Plan Pengembangan Kawasan Pariwisata Ulapan pada Jumat, 3 Desember 2021, di Three Mountains, Kura Kura Bali.

Bappenas Luncurkan Blue Economy Development Framework For Indonesias Economic Transformation

Dalam rangka pemulihan dan transformasi ekonomi pasca pandemi Covid-19, Indonesia perlu memiliki pendekatan baru dan mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Blue Economy adalah salah satu jawabannya, dengan potensi ekonomi yang perlu dioptimalkan, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 65 persen total luas negara Indonesia berupa laut.

SDGs Annual Conference 2021 Pendanaan Inklusif untuk Pembangunan Berkelanjutan

Bahas komitmen Indonesia dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs), Kementerian PPN/ Bappenas menggelar SDGs Annual Conference 2021 bertema “Recovery and Resilience: Inclusive Financing towards the Attainment of the 2030 Agenda” pada 23-24 November 2021. TPB/SDGs merupakan komitmen global yang memandu capaian pembangunan inklusif dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masa kini sembari menyiapkan hak generasi masa depan. Membuka SDGs Annual Conference 2021, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyatakan pentingnya pendanaan inklusif untuk mewujudkan TPB/SDGs.

Bappenas-ERIA Susun Strategi Pengembangan Industri Manufaktur Indonesia

Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan the Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) merampungkan “Kajian Sektor Manufaktur Indonesia 2021” yang membahas urgensi industrialisasi sebagai bagian dari redesain transformasi ekonomi Indonesia. Kajian tersebut merekomendasikan sejumlah strategi industri, yakni peningkatan hilirisasi sumber daya alam, peningkatan partisipasi dalam rantai pasok global termasuk melalui perluasan ekspor, peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur industri, peningkatan pemanfaatan pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagai pendorong permintaan produk industri, penyiapan calon-calon eksportir dengan meningkatkan peran mereka di pasar domestik sebagai training ground untuk keterlibatan dalam ekspor, serta kebijakan perbaikan iklim usaha. 

SUN Annual Meeting 2021 Indonesia Bidik Penurunan Stunting dan Perbaikan Gizi

Memperingati satu dekade keanggotaan Indonesia dalam jejaring perbaikan gizi global atau Scaling Up Nutrition (SUN) Movement, Kementerian PPN/Bappenas SUN Annual Meeting 2021 bertema “Satu Dekade Melangkah Bersama” pada Selasa (23/11). Dibuka Wapres RI Ma’ruf Amin, acara tahunan tersebut fokus pada perbaikan gizi di 1000 hari pertama kehidupan demi mencegah stunting (kekerdilan). “Tantangan itu pertama, per tahun 2019, prevalensi stunting adalah 27,67 persen dan wasting adalah 7,44 persen. Kita hanya mempunyai waktu sekitar dua tahun untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting dan wasting sesuai target RPJMN 2020-2024,” ujar Wapres RI Ma’ruf Amin.

Bappenas Luncurkan Stranas Kelanjutusiaan, Strategi Indonesia Hadapi Silver Economy

Sebagai negara keempat dengan populasi terbesar dunia, sekitar 270 juta jiwa, Indonesia mendekati cepatnya penuaan penduduk. Pada 2020, penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai 26,4 juta jiwa. Kementerian PPN/Bappenas memproyeksikan, pada 2045 mendatang, penduduk lansia akan berjumlah sekitar 61,4 juta jiwa atau sekitar 20-25 persen dari total penduduk. “Indonesia diprediksi menjadi negara dengan silver economy terbesar setelah Tiongkok dan Jepang. Untuk itu, sekarang adalah waktu yang penting untuk mulai mengembangkan berbagai kebijakan multisektor yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan agar kita siap menghadapi penuaan penduduk,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam Webinar Peluncuran dan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional (Stranas) Kelanjutusiaan yang digelar secara daring, Kamis (18/11).

Berkala
Serta Merta
Setiap Saat

Layanan Lainnya